Penggunaan Ekstrak Daun Lamtoro (Leucaena Leucocephala) Sebagai Pupuk Dengan Salinitas Yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan, Biomassa Dan Klorofil-A Pada Mikroalga Chlorella Vulgaris

Authors

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.8

Keywords:

Chlorella vulgaris, Biomassa, Klorofil-a, ekstrak daun lamtoro

Abstract

Kultur Chlorellah vulgaris umumnya menggunakan pupuk Pro Analisis (PA), mahalnya harga pupuk PA menjadi dasar pencarian pupuk alternatif yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi C. vulgaris. Pupuk alternatif tersebut yaitu pupuk organik berbahan baku daun lamtoro (L. Leucocephala) yang diekstrak. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui mengetahui pengaruh perbedaan salinitas dan mengetahui nilai salinitas yang optimal pada pupuk ekstrak daun lamtoro untuk laju pertumbuhan, biomassa dan klorofil-a C.  vulgaris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini adalah pupuk ekstrak daun lamtoro (L. Leucocephala) dosis 1,75 ml/l dengan salinitas 30 ppt, 35 ppt, 40 ppt dan kontrol (walne 1 ml/l) salinitas 30 ppt. Parameter utama yang diamati yaitu pertumbuhan, biomassa dan klorofil-a C. vulgaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk ekstrak daun lamtoro (L. Leucocephala) dengan salinitas yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, biomassa dan klorofil-a C. vulgaris. Perlakuan terbaik selama penelitian didapatkan hasil laju pertumbuhan spesifik 1,94/hari pada salinitas 35 ppt, biomassa sebesar 0,403 g/l pada salinitas 35 ppt dan klorofil-a sebesar 0,018 µg/ml pada salinitas 35 ppt. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar menggunakan salinitas 34 untuk penelitian lanjutan sesuai dengan hasil maksimum agar mendapatkan hasil yang lebih baik.

Author Biography

Ana Evita Aulia, Brawijaya University

Mahasiswa Universitas Brawijaya

References

Abyor., N. H dan D. Ariyanti. 2012. Potensi Mikroalga Sebagai Sumber Biomasa dan Pengembangan Produk Turunannya. Teknik. 33(2): 58-65.

Adenan, N.S., F. Md. Yusoff, M. Shariff. 2013. Effect of Salinity and Temperature on the Growth of Diatoms and Green Algae. Journal of Fisheries and Aquatic Science. 8(2): 397-404.

Aini., Q. W, Winarsih dan A. Bashri. 2019. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Berbahan Baku Limbah Sisa Makanan dengan Penambahan Berbagai Bahan Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.). LenteraBio. 8(2): 136-142.

Arif., M. S, N. S. Antara dan I. W. Arnata. 2014. Optimization Salinity And Initial Ph On The Biomass Production Of Nannochloropsis sp. K-4. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. 2(1):19-28.

Bagus., I. G. B, A. A. M. D. Anggreni dan I. B. W. Gunam. 2015. Pengaruh Konsentrasi Penambahan Sodium Nitrat Dan Sodium Fosfat Pada Media Guillard Terhadap Konsentrasi Biomassa Mikroalga Nannochloropsis sp.. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri. 3(4):73-81.

Bennett, A. And L. Bogoard. 1973. Complementary chromatic adaptation in a filamentous blue-green alga. Journal of cell biology. 58 (2): 419-435.

Betawati., N. P, B. Putri dan R. Yuniati. 2005. Pertumbuhan Chlorella vulgaris Spp. Dalam Medium Ekstrak Tauge (Met) dengan Variasi pH Awal. Makara Sains. 9(1): 1-6.

Chilmawati., D dan Suminto. 2008. Penggunaan Media Kultur Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Chlorella vulgaris Jurnal Saintek Perikanan. 4(1): 42 – 49.

Djunaedi., A, Sunaryo, C. A. Suryono dan A. Santosa. 2017. Kandungan Pigmen Fikobiliprotein dan Biomassa Mikroalga Chlorella vulgaris pada media dengan Salinitas Berbeda. Jurnal Kelautan Tropis. 20(2):112–116.

Duan., X, G. Y. Ren, L. L. Liu dan W. X. Zhu. 2012. Salt-induced osmotic stress for lipid overproduction in batch culture of Chlorella vulgaris vulgaris. Journal of Biotechnology. 11(27): 7072-7078.

Erlina., A, S. Amini, H. Endrawati dan M. Zainuri. 2004.Kajian Nutritif Phytoplankton Pakan Alami pada Sistem Kultivasi Massal. Ilmu Kelautan. 9(4): 206-210.

Janssen, M., T. C. Kuijpers, B. Veldhoen, M. B. Ternbach, J. Tramper, R. H. Wijffels. 1999. Specific growth rate of Chlamydomonas reinhardtii and Chlorella vulgaris sorokiniana under medium duration light:dark cycles: 13–87 s. Journal of Biotechnology. 70: 323-333.

Kadek., N. E. Juniantari, A.A.M. D. Anggreni dan I. B. W. Gunam. 2015. Pengaruh Jenis Media Terhadap Pertumbuhan Nannochloropsis Sp.. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri. 3(2): 1-9.

Kasim., S, P. Taba, I. Raya dan Ruslan. 2017. Potensi produksi biofuel dari bomassa fitoplankton laut spesies Chlorella vulgaris, Dunaliella salina dan Spirulina sp., yang ditumbuhkan dalam nutrien unggul “MSSIP†terinduksi ion logam Fe, Co dan Ni. KOVALEN. 3(1): 89-111.

Kawaroe., M, T. Prartono, A. Sunuddin, D. W. Sari dan D. Augustine. 2009. Laju pertumbuhan spesifik Chlorella sp. Dan Dunaliella sp. Berdasarkan perbedaan nutrien dan fotoperiode. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia. 16(1): 73-77.

Lukitasari., M. 2015. Biologi Sel. Universitas Negeri Malang

Mahardani. D, B, Putri dan S. Hudaidah. 2017. Pengaruh Salinitas Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Karotenoid Dunaliella sp. Dalam Media Ekstrak Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala). Jurnal Perikanan dan Kelautan. 7(1): 50 – 58.

Meritasari., D, A. S. Mubarok, L. Sulmartiwi dan E. D. Masithah. 2012. Pengaruh Pemberian Pupuk Cair Limbah Ikan Lemuru (Sardinella Sp.) Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Chlorella vulgaris Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 4(1): 27-32.

Na Gu., Qiang Lin. Gang Li. Yehui Tan. Liangmin Huang dan Junda Lin. 2012. Effect of salinity on growth, biochemical composition and lipid productivity of Nannochloropsis oculata CS 179. 12(6): 631-637.

Ningsih., R. Z, H. Fitrihidajati dan Y. S. Rahayu. 2013. Pengaruh penambahan daun lamtoro terhadap kualitas kompos kertas-Lamtoro dan pemanfaatannya terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah. LenteraBio. 2(1):149-154.

Pamungkas., W. 2012. Aktivitas osmoregulasi, respons pertumbuhan dan energetic cost pada ikan yang dipelihara dalam lingkungan bersalinitas. Media Akuakultur. 7(1): 44-51.

Pardede., N. S. 2017. Pemberian tepung daun lamtoro (Leucaena leucocephala) dalam ransum terhadap performans burung puyuh (Coturnix-coturnix Javonica). Jurnal Peternakan. 1(1):22-26.

Pary., C. 2015. Pengaruh pupuk organk (daun lamtoro) dalam berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Jurnal Fikratuna. 7(2): 246-255.

Rafaelina. M., Y. Rustam dan S. Amini. 2016. Pertumbuhan dan aktivitas antioksidan dari mikroalga Porphyridium cruentum dan Chlorella sp.. BIOMA. 12(1): 12-21.

Regista., Ambeng, M. Litaay dan M. R. Umar. 2017. Pengaruh Pemberian Vermikompos Cair Lumbricus Rubellus Hoffmeister Pada Pertumbuhan Chlorella vulgaris The Research On The Effect Giving Liquid Vermikompost Lumbricus Rubellus On The Growth Of Chlorella vulgaris. Jurnal Biologi Makassar. 2(1):1-8.

Ritchie R. 2006. Consistent sets of spectrophotometric chlorophyll equations for acetone, methanol and ethanol solvents. Photosynthesis Research. 89: 27–41.

Septiana, I. 2016. Pertumbuhan dan kandungan karotenoid Mikroalga Dunaliella sp. dalam media ekstrak daun lamtoro (Leucaena leucocephala). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Lampung Bandar Lampung.

Sukmawati., M. A, N. S. Antara dan I. W. Arnata. 2014. Optimization salinity and initial pH on the biomass production of Nannochloropsis sp. K-4. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. 2(1): 19-28.

Sutomo., 1991. Pengaruh salinitas dan pH terhadap pertumbuhan Chlorella sp.. Biologi. 1(1): 39-47.

Zainuddin., M, N. Hamid, L. Mudiarti, N. Kursistyanto dan B. Aryono. 2017. Pengaruh media hiposalin dan hipersalin terhadap respon pertumbuhan dan biopigmen Dunaliella salina. Jurnal enggano. 2(1): 46-57.

Downloads

Published

2021-05-01

Issue

Section

Articles