PENGGUNAAN CUPRI SULFAT (CuSO4) UNTUK PENGENDALIAN INFEKSI LINTAH LAUT (Zeylanicobdella arugamensis) PADA IKAN KERAPU HIBRIDA CANTANG (Epinephelus fuscogutattus x E. lanceolatus)

Ketut Mahardika, Indah Mastuti, Suko Ismi, Zafran .
  JFMR, pp. 646-654  

Abstract


Bahan kimia sering digunakan sebagai desinfektan untuk pengendalian infeksi parasit, bakteri dan jamur pada ikan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis  cupri sulfat (CuSO4) yang efektif terhadap infeksi lintah laut (Zeylanicobdella arugamensis) pada ikan kerapu hibrida cantang (Epinephelus fuscogutattus x E. lanceolatus). Ikan kerapu hibrida cantang (panjang total 11,9±0,83 cm, dan berat 26,43±6,70 g) diinfeksikan dengan lintah laut melalui metode kohabitasi selama 1 bulan. Masing-masing sebanyak 10 ekor ikan sakit direndam dengan larutan CuSO4 dalam air laut dengan dosis 0, 25, 50, 75, 100 dan 150 ppm. Sebanyak 10 ekor ikan lainnya direndam dalam air tawar sebagai pembanding. Perendaman dilakukan selama 30 dan 60 menit dalam bak plastik dengan volume air 10 liter yang dilengkapi dengan aerasi. Masing-masing perlakuan menggunakan dua  buah bak plastik dengan 5 ekor ikan sakit/bak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CuSO4 dosis 100 dan 150 ppm mampu melepaskan dan membunuh lintah laut yang menginfeksi ikan kerapu hibrida cantang dengan prevalensi 30% dan intensitas mencapai 0,40±0,73-0,30±0,50 setelah perendaman selama 30 menit. Prevalensi dan intensitas tersebut menurun hingga 0% setelah perendaman selama 60 menit.  Prevalensi dan intensitas lintah laut dengan perendaman CuSO4 dosis 100-150 ppm lebih kecil dibandingkan dengan perendaman CuSO4 dosis 25-75 ppm dan air tawar. Sintasan ikan setelah perlakuan dan satu hari dipelihara dalam air laut mencapai 100% di semua perlakuan.  Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa CuSO4 dosis 100-150 ppm efektif untuk pengendalian infeksi lintah laut pada ikan kerapu hibrida cantang dan dapat menjadi alternatif bahan kimia anti lintah laut pengganti air tawar.


Keywords


ikan kerapu hibrida cantang, cupri sulfat, lintah laut

Full Text:

PDF

References


1 K. Mahardika, I. Mastuti, D. Roza, D. Syahidah, W.W. Astuti, S. Ismi, & Zafran. “Pemantauan insidensi penyakit pada ikan kerapu dan kakap di hatchery dan keramba jaring apung di bali utara”. Jurnal Riset Akuakultur, 15(2), 89-102, 2020

2 B.C. Kua, M.A. Azmi, & N.K.A. Hamid, “Life cycle of the marine leech (Zeylanicobdella arugamensis) isolated from sea bass (Lates calcarifer) under laboratory conditions”. Aquaculture, 302, 153–157, 2010.

3 K. Mahardika, I. Mastuti, Sudewi, & Zafran, “Identification and life cycle of marine leech isolated from cultured hybrid grouper in the Northern Bali water of Indonesia”. Indonesian Aquaculture Journal, 13(1), 41-49, 2018

4 Murwantoko, S.L.C. Negoro, A. Isnansetyo, & Zafran, “Life cycle of marine leech (Zeylanicobdela arugamensis) from cultured cantik hybrid grouper (Ephinephelus sp.) and their susceptibility against chemicals”. Aquacultura Indonesia, 18(2), 72-76, 2017.

5 K. Mahardika, I. Mastuti, A. Muzaki, & Zafran. “Efektivitas beberapa bahan kimia terhadap cocoon dan lintah laut laut hirudinea (Zeylanicobdella arugamensis)”. Jurnal Riset Akuakultur, 14(1), 29-38, 2019.

6 K.B. Chu, M.N.A. Malek, & H.C. Kok. “Reoccurrence of marine leech Zeylanicobdella Argumensis, a marine fish parasite following a freshwater bath”. Biomedical Journal of Scientific & Technical Research, 2(4), 16881-16884, 2019

7. K. Mahardika, I. Mastuti, & Zafran. “Respon lintah laut laut (Zeylanicobdella arugamensis) terhadap salinitas berbeda secara laboratorium”. Journal of Fisheries and Marine Research, 2(3), 208-214, 2018.

8 J.C. Virgula, E.R. Cruz-Lacierda, E.G. Estante, & V.L. Corre Jr. “Copper sulfate as treatment for the ectoparasite Amyloodinium ocellatum (Dinoflagellida) on milkfish (Chanos chanos) fry”. AACL Bioflux, 10(2), 365-371, 2017

9 D.L. Straus. “Comparison of copper sulfate concentrations to control ichthyophthiriasis in fingerling channel catfish”. Journal of Applied Aquaculture, 20(4), 272-284, 2008

10 D.L. Straus, M.M. Hossain, & T.G. Clark. “Copper sulfate toxicity to two isolates of Ichthyophthirius multifiliis relative to alkalinity”. Diseases of Aquatic Organisms, 83, 31-36, 2009

11 B.D. Farmer, D.L. Straus, B.H. Beck, A.J. Mitchell, D. Freeman, & T. Meinelt. “Effectiveness of copper sulphate, potassium permanganate and peracetic acid to reduce mortality and infestation of Ichthyobodo necator in channel catfish Ictalurus punctatus (Rafinesque 1818)”. Aquaculture Research, 44, 1103-1109, 2013

12 B.D. Farmer, D.L. Straus, A.J. Mitchell, B.H. Beck, S.A. Fuller, & L. M. Barnett. “Comparative effects of copper sulfate or potassium permanganate on channel catfish concurrently infected with Flavobacterium columnare and Ichthyobodo necator”. Journal of Applied Aquaculture, 26, 71-83, 2014

13 S.B.M. Sembiring, G.S. Wibawa, K. Mahardika, Z. Widiastuti, & Haryanti. “Prevalensi infeksi penyakit viral nervous necrosis (VNN) dan iridovirus pada budidaya ikan laut”. Media Akuakultur, 13(1), 1-9, 2018

14 A.J. Mitchell, A. Darwish, & A. Fuller. “Comparison of tank treatments with copper sulfate and potassium permanganate for sunshine bass with ichthyobodosis”. Journal of Aquatic Animal Health, 20, 202-206, 2008

15 M. Kutlu, M. Tanatmış, A. İşcan, N. Ertorun, & M. Çalım. “Effect of copper on the body wall structures of the medicinal leech Hirudo verbana Carena, 1820”. Fresenius Environmental Bulletin, 19(6), 1186-1190, 2010

16 T. Furuta, N. Iwata, & K. Kikuchi. “Effects of fish size and water temperature on the acute toxicity of copper for Japanese flounder, Paralichthys olivaceus, and red sea bream, Pagrus major”. Journal of the World Aquaculture Society, 39(6), 766-773, 2008

17 A.A. Wani, J. Malik, & S.M. Zuber. “Determination of lethal toxicity of copper to Clarias gariepinus”. International Journal of Advance Research in Science and Engineering, 7(4), 1011-1018, 2018

18 N. Malhotra, T.-R. Ger, B. Uapipatanakul, J.-C. Huang, K.H.-C. Chen, & C.-D. Hsiao. “Review of Copper and Copper Nanoparticle Toxicity in Fish”. Nanomaterials, 10(1126), 1-28, 2020


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)