Pengaruh Penambahan Cinnamon Essensial Oil Pada Edible Coating Kitosan Terhadap Umur Simpan Fillet Ikan Kakap Merah

Jeny Ernawati Tambunan, Anies Chamidah
  JFMR, pp. 262-269  

Abstract


Kitosan adalah polisakarida alami hasil dari proses deasetilasi dari yang juga memiliki potensi digunakan dalam food packaging sepertiedible film dan edible coating karena memiliki polimer hidrokoloid yang bersifat antioksidan, antimikroba, dan merupakan barrier yang baik terhadap oksigen. Salah satu kandungan kayu manis adalah minyak atsiri. Minyak atsiri dapat ditambhakan pada edible coating  sebagai antimikroba. Tujuan penelitain ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan cinnamon essential oil pada edible coating kitosan terhadap umur simpat filletikan kakap merah. Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan RAL   (Rancangan Acak Lengkap sederhana. Fillet ikan kakap merah diberikan tiga perlakuan yaitu: tanpa coating, coating tanpa penambahan cinnamon essential oil, dan coating dengan kombinasi 1.5 gram kitosan dan 1.5 % cinnamon essential oil. Hasil penelitian menunjukan Penambahan cinnamon essential oil pada edible coating kitosan memberikan pengaruh terhadap kualitas fillet ikan kakap merah selama masa penyimpanan dilihat dari parameter  TPC, TVB dan pH. Fillet yang dilapisi dengan edible coating kitosan dengan penambahan cinnamon essential oil masih layak dikonsumsi sampai dengan penyimpanan hari ke 9 dengan nilai TPC Log 5,7, TVB 30,33 mgN/100g dan pH 6,53. 


Keywords


Kitosan, Cinnamon essential oil, TPC, TVB dan pH

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)