Pemetaan Distribusi Kualitas Air Untuk Mendukung Budidaya Perikanan Menggunakan Sistem Informasi Geografis, Kasus Di Sungai Brantas, Kecamatan Bumiaji

Arief Darmawan, Irfan Aziz Yoviandianto, Mohammad Mahmudi
  JFMR, pp. 373-381  

Abstract


SungaiBrantasmerupakanyang terpanjang di Propinsi JawaTimur.Air sungai ini salah satunya dimanfaatkan sebagai sumberdaya untuk kegiatan perikanan budidaya di Punten.Disisi lainberbagai aktivitasmasyarakatsekitarSungai Brantas didugaberkontribusi pada penurunankualitas air. Oleh karena itu studi ilmiah yang sistematis perlu dilakukan untuk menjawabnya. Pada bagian awal, diambil Sungai Brantas di Kecamatan Bumiaji yang termasuk dalam bagian hulu sebagai studi kasus. Dari studiini bertujuan untukmengetahuikualitasairdiSub-DASBrantastersebut menggunakananalisis STORET, kemudian untuk mengetahuipengaruhtatagunalahan(landuse) terhadap kualitas air dengan analisis spasial menggunakan perangkat lunak SIG.Hasil analisis STORET menunjukkan bahwa mutuairpadaseluruhstasiunpengamatantergolong cemarsedangdenganparameteryangmelebihibakumutuyaituTSS, amoniadantotalfosfat.Kemudian analisis SIG menghasilkanpetadistribusikualitasairdan diketahui bahwa tatagunalahanberpengaruh terhadapkualitasair.Peta distribusikualitasairini berfungsiuntukmengetahuidaerahyangterjadipenurunankualitas airdan dapat digunakan untuk menyusun rekomendasikegiatan manajemen sumberdaya perairan untuk budidaya perikanan yang berkelanjutan.


Keywords


STORET;SIG;DAS;kualitas air

Full Text:

PDF

References


Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: UGM Press.

Pelletier, M. C., Gold, A. J., Helshe, J. F And Buffum, H. W. 2010. Ecological Indicator: A Method To Identify Estuarine

Macroinvertebrate Pollutan Indicator Species in the Virginian Biogeographic Province. Elsevier Ltd; 10(5) : 1038 –1044.

Suleiman, K and Abdullahi, I. L. 2011. Biological Assessment Of Water Quality: A Study Of Challawa River Water Kano, Nigeria. Bayero Journal of Pure and Applied Sciences. 4(2) : 125-126.

Wardhani, T. S. 2007. Perbandingan Populasi Larva Odonata di Berbagai Sungai di Pulau Pinag dan Hubungannya dengan Pengaruh Habitat dan Kualiti Air. Thesis. Universiti Sains Malaysia.

Arikunto, S. 2003. Manajemen Penelitian.PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. 2001. Peraturan Pemerintah Nomor: 82 Tahun 2001 (PP82/2001) Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Jakarta.

Patty, S. I. 2013. Distribusi Suhu, Salinitas dan Oksigen Terlarut di Perairan Kema, Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Platax. 1(3): 148-157.

Odum, E. P. 1998. Dasar-Dasar Ekologi. Alih Bahasa : Samingan, T dan B. Srigandono. Edisi Ketiga Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta. 824 hlm.

Sudirman, M.S. Baskoro, A. Purbayanto, D.R. Monintja & T. Arimoto. 2001. Review on bagan rambo (large-typed lift net) with electrical lamp in South Sulawesi Indonesia. (In Fishing Technology Manual Series 1. Light Fishing in Japan and Indonesia. The JSPS–DGHE International Workshop. Publised by TUF JSPS International Vol.11. Tokyo. ISBN: 4 925135 11- 2).

Agustira, R., K, S, Lubis dan Jamilah.

Kajian Karakteristik Kimia Air, Fisika Air dan Debit Sungai pada Kawasan DAS Padang Akibat Pembuangan Limbah Tapioka. Jurnal Online Agroekoteknologi. 1(3):615 –625.

Yuliastuti, E. 2011. Kajian Kualitas Air Sungai Ngringo Karanganyar dalam Upaya Pengendalian Pencemaran Air. Tesis. Universitas Diponegoro, Semarang.

Indrawati, I., Sunardi dan Fitriyyah, I.

Perifiton Sebagai Indikator Biologi Pada Pencemaran Limbah Domestik di Sungai Cikuda Sumedang. Prosiding Seminar Nasional Limnologi V. Universitas Padjadjaran.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Cetakan Kelima. Yogjakarta: Kanisius.

World Health Organization and European Commission. 2002. Eutrophication and Health. Edited by K. Pond. Luxembourg: Office for official Publication of the European communities. p 28.

Hasnawi., A, I, J, Asaad dan A, Mustafa.2015. Karakteristik Lahan TambakEksiting Di Kecamatan Pulau Derawan Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Riset Akuakultur. 10 (4):593-607.

Dahuri, R. 2003. Keanekaragaman Hayati Laut Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research