PEMBERIAN EKSTRAK JERUK LEMON (Citrus limon) PADA IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) DALAM PENCEGAHAN INFEKSI VNN

Ketut Mahardika, Indah Mastuti, Monica Eka Satriyani, Mr. Zafran
  JFMR, pp. 187-193  

Abstract


Jeruk lemon (Citrus limon) merupakan buah yang kaya akan vitamin C dan serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah jeruk lemon pada juvenil kakap putih (Lates calcarifer) untuk mencegah infeksi VNN (viral nervous necrosis).  Masing-masing 50 ekor kakap putih sehat ukuran panjang 10,44±1,44 cm dan berat 16,86±4,91 g ditempatkan dalam 4 bak fiber volume 500 Liter. Setiap ikan diberi pakan pelet komersial yang mengandung: 100 mL air seduhan dari 100 g daging dan kulit jeruk lemon/kg pakan, 100 g ekstrak daging jeruk lemon/kg pakan, 100 g ekstrak daging dan kulit jeruk lemon/1 kg pakan, dan 100 mL air tawar steril/kg pakan sebagai kontrol. Pakan diberikan dua kali sehari secara ad libitum selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ikan tidak berbeda nyata (p> 0,05) dari keempat perlakuan tersebut. Jumlah leukosit dan kadar glukosa darah dari ikan yang diberi pakan dengan air seduhan jeruk lemon lebih tinggi (18,967 sel/mm3 dan 97,0 mg/dL) dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Akan tetapi, persentase hematokrit dan hemoglobin dari ikan yang diberi pakan dengan daging lemon maupun daging dan kulit lemon lebih tinggi (37,67-39,33% dan 8,18-8,27 g/dL) dibandingkan dua perlakuan lainnya (24,33-25,33% dan 7,0-7,23 g/dL). Uji tantang dengan inokulum VNN menunjukkan ikan yang diberi pakan dengan air seduhan jeruk lemon lebih baik dalam menekan mortalitas ikan (sintasan 30%) dibandingkan perlakuan lainnya (sintasan 15-20%).


Keywords


Jeruk lemon, kakap putih, VNN

Full Text:

PDF

References


1 S.B.M. Sembiring, G.S. Wibawa, K. Mahardika, W. Zeny, & Haryanti. “Prevalensi infeksi penyakit viral nervous necrosis (VNN) dan iridovirus pada budidaya ikan laut”. Media Akuakultur, 13(2), 1-9, 2018.

2 K. Mahardika, I. Mastuti, D. Roza, D. Syahidah, W.W. Astuti, S. Ismi, & Zafran. “Pemantauan insidensi penyakit pada ikan kerapu dan kakap di hatchery dan keramba jaring apung di bali utara”. Jurnal Riset Akuakultur, 2019 (inpress).

3 C. Öntaş, E. Baba, E. Kaplaner, S. Küçükaydin, M. Öztürk, & M.D. Ercan. “Antibacterial activity of Citrus limon Peel essential oil and Argania spinosa oil against fish pathogenic bacteria”. Kafkas Univ. Vet. Fak. Derg., 22 (5), 741-749, 2016

4 U.M. Nizhar. “Level Optimum Sari Buah Lemon (Citrus limon) sebagai Bahan Penggumpal pada Pembentukan Curd Keju Cottage”. Skripsi. Program Studi Teknologi Hasil Ternak. Jurusan Produksi Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanudin. Makasar, pp. 50, 2012.

5 A.H. Krisnawan, R. Budiono, D.R. Sari, & W. Salim. “Potensi antioksidan ekstrak kulit dan perasan daging buah lemon (Citrus lemon) lokal dan impor”. Prosiding Seminar Nasional, Fakultas Pertanian UMJ “Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia”, p. 30-34, 2017.

6 S.M. Quita. “Evaluation of lemon fruit extract as an antioxidant agent against histopathological changes induced by cyclophosphamide in the testes of albino mice”. Electron physician, 8(1), 1824-1831, 2016.

7 I.G.A.N. Afsari, H. Fitriani, & T.A. Suroso. “The effectiveness of lemon juice (Citrus limon) on purkinje cell of white male mice (Mus musculus) cerebellar cortex that exposed by monosodium glutamate (MSG)”. Proceedings of International Conference on Applied Science and Health (No. 4, 2019) Science for the mankind: Translating research results into policy and practices, p. 171-176, 2019.

8 F. Johnny, Zafran, D. Roza, & K. Mahardika. “Hematologis beberapa spesies ikan laut budi daya”. Jurnal Penelitian Perikanan lndonesia, 9(4), 63-71, 2003.

9 K. Mahardika, I. Mastuti, & Zafran. “Pencegahan infeksi Viral Nervous Necrosis (VNN) penyebab black body disease pada kerapu hybrid dengan vaksin sederhana”. Prosiding Seminar Nasional Kelautan XII, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Universitas Hang Tuah, Surabaya, p. D1-72-79, 2017.

10 F. Susandi, Mulyana, & Rosmawati. “Peningkatan Imunitas Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy Lac.) Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophila Menggunakan Rosella (Hibiscus sabdariffa L.)”. Jurnal Mina Sains, 3(2), 1-13, 2017.

11 R.J. Roberts. “Fish Pathology”. Bailliere Tindal, London, 2001.

12 R.D.D. Nurjannah, S.B. Prayitno, Sarjito, & A.M. Lusiastuti. “Pengaruh ekstrak daun sirsak (Annona muricata) terhadap profil darah dan kelulushidupan ikan mas (Cyprinus carpio) yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila”. Journal of Aquaculture Management and Technology, 2(4), 72-83, 2013.

13 E. Supriyono, Budiyanti, & T. Budiardi. “Respon fisiologi benih ikan kerapu macan Epinephelus fuscoguttatus terhadap pengunaan minyak sereh dalam transportasi tertutup dengan kepadatan tinggi”. Ilmu Kelautan, 15 (2), 103-112, 2010.

14 C.F.C. Paulo, H.S.K. Pedro, A. Elaine, S. Correia, & B. Bernardo. “Transport of jundiá Rhamdia quelen juveniles at different loading densities: water quality and blood parameters”. Journal Neotropical Ichthyology, 7(2), 283-288, 2009.

15 Bastiawan, D.A. Wahid, M. Alifudin, & I. Agustiawan. “Gambaran darah lele dumbo (Clarias spp.) yang diinfeksi cendawan Aphanomyces spp. pada pH yang berbeda”. Jurnal Penelitian Perikanan lndonesia, 7(3), 44-61, 2001.

16 M.Y. Tsuzuki, K. Ogawa, C.A. Strussmann, M. Maita, & F. Takashima. “Physiological responses during stress and subsequent recovery at different salinities in adult pejerrey Odontesthes bonariensis”. Aquaculture, 200, 349–362, 2001.

17 Y. Fujaya. “Fisiologi Ikan: Dasar Pengembangan Teknologi Perikanan”. Rineka Cipta, Jakarta, pp. 179, 2004.

18 D. Wahjuningrum, N. Ashry, & S. Nuryati. “Pemanfaatan ekstrak daun ketapang (Terminalia cattapa) untuk pencegahan dan pengobatan ikan patin (Pangasionodon hypophthalmus) yang terinfeksi Aeromonas hydrophila”. Jurnal Akuakultur Indonesia, 7(1), 79-94, 2008.

19 A.M. Luthfi. “Analisis gula darah ikan nila (Oreochromis niloticus) dari sungai Jagir kota Surabaya Jawa Timur. Sarjana thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, 2018.

20 R. Tifa. “Pengaruh sistem saraf terhadap perilaku ikan”. http://www.ktguru.org.

21 K.N. Tanjung, Sudarno, & L. Sulmartiwi. “Efektivitas ekstrak kulit jeruk lemon (Citrus limonum) terhadap daya hambat pertumbuhan Aeromonas hydrophila secara in vitro. Berkala Ilmiah Perikanan, 3 (1), 89-93, 2008.

22 Standar Nasional Indonesia. “Ikan kakap putih (Lates calcarifer Bloch 1790)”. SNI 6145.3, Bagian 3: Produksi Induk, 2014.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)