Pertumbuhan rumput laut lokal dan rumput laut hasil kultur jaringan Performance growth of local and tissue culture Seaweed Kappaphycus alvarezii

Nunik Cokrowati, Nanda Diniarti, Dewi Nur'aeni Setyowati, Alis Mukhlis
  JFMR, pp. 61-65  

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezi bibit lokal dan bibit hasil kultur jaringan. Penelitian dilakukan di perairan Seriweh Jerowaru Kabupaten Lombok Timur West Nusa Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental di perairan laut Seriweh. Budidaya rumput laut dilakukan dengan menggunakan metode longline. Budidaya dan pemeliharaan dilakukan selama 45 hari. Parameter yang digunakan adalah laju pertumbuhan mutlak dan kadar karaginan. Data dianalisa menggunakan statistik dan Uji-T. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan mutlak tertinggi sebesar 451,429 gram pada rumput laut hasil kultur jaringan dengan kadar karaginan sebesar 14,44 gram. Lokasi penanaman Semirang memiliki pergerakan air yang lebih kontinyu dengan kisaran nilai parameter kualitas air sesuai dengan kisaran kriteria habitat yang dikehendaki rumput laut. Kesimpulan penelitian ini adalah pertumbuhan rumput laut tertinggi dan kadar karaginan tertinggi diperolah pada rumput laut hasil kultur jaringan.


Keywords


produksi; musim; budidaya; bibit; talus; Kappaphycus alvarezi.

Full Text:

PDF

References


Cokrowati, N., 2016. Teknologi Budidaya Rumput Laut. Buku Ajar. MAI Publishing. Semarang.

Cokrowati, N.,et all., 2017. Growth Performance of Eucheuma cottonii by immersing in several macro alga extract. Aquacultura Indonesiana. Volume : 8 (1):26-29.

Efendie, M.I.,1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta.

Mulyaningrum, dkk., 2012. Regenerasi Kalus Rumput Laut Kappaphycus alvarezii dengan Formulasi Zat Pengatur Tumbuh yang Berbeda. Jurnal Penelitian Perikanan. Volume: 1(1):52-60.

Sutrian, Y., 2004. Pengantar Anatomi Tumbuhan-Tumbuhan tentang Jaringan Sel dan Jaringan. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Sulistiani, E. dan Samsul, A., 2014. Kultur Jaringan Rumput laut Kotoni (Kappaphycus alvarezii). SEAMMEO BIOTROP. Bogor.

Wenno M.R., 2009. Karakteristik Fisika-Kimia Karaginan dari Eeucheuma cottonii pada berbagai bagian thalus, berat bibit dan umur panen. Thesis. Institut pertanian Bogor. Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research