KARAKTERISTIK OSEANOGRAFI KIMIA SELAT TIWORO UTARA SEBAGAI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DALAM PENENTUAN LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii

Arman Pariakan, Akhmad Mustafa, Miss Indrayani
  JFMR, pp. 390-399  

Abstract


Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan produk baku yang memiliki peran dalam meningkatkan kesejahteraan pada daerah-daerah berkembang di masa depan khususnya wilayah  klaster tinanggea. Untuk mendapatkan hasil produksi rumput laut yang optimal di  lokasi pembudidayaan, maka perlu diketahui kekuatan daya dukung kimia perairannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik oseanografi kimia terhadap pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii di wilayah perairan klaster tinanggea. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2012. Penelitian ini dilakukan dengan metode purpose sampling, yang menjadi titik-titik lokasi pengukuran dan pengambilan peubah air. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa karakteristik oseanografi klaster tinanggea masih menunjang dengan baik untuk dilakukan kegiatan budidaya rumput laut K. alvarezii.

 


 

Kappaphycus alvarezii seaweed is a raw product that has a role in improving welfare in developing regions in the future, especially in the area of tinanggea cluster. To obtain optimal seaweed production at the cultivation site, it is necessary to know the strength of the carrying capacity of the chemical waters. This study aims to determine the chemical oceanographic characteristics of the growth of Kappaphycus alvarezii seaweed in the waters of the tinanggea cluster. The research was carried out in 2012. This research was conducted using the purposive sampling method, which became the location points for measuring and taking water variables. The results of the study indicate that the oceanographic characteristics of the tinanggea cluster still support well for the K. alvarezii seaweed cultivation activities.

 



Keywords


Kata Kunci : Perairan klaster tinanggea, Oseanografi kimia, K. alvarezii

Full Text:

PDF

References


Amiluddin, N M (2007), Kajian Pertumbuhan Dan Kandungan Karaginan Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii Yang Terkena Penyakit Ice Ice Di Perairan Pulau Pari Kepulauan Seribu, Tesis Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor

APHA (American Public Health Association). 2005. Standard Methods for Examination of Water and Wastewater. Twentieth edition APHAAWWA- WEF, Washington.

BAKOSURTANAL (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional), 2005. Prosedur dan Spesifikasi Teknis Analisis Kesesuaian Budidaya RumputLaut. Pusat Survei Sumberdaya Alam Laut, Bakosurtanal, Cibinong, Bogor.

Dy D T dan Yap H T, 2001. Surge ammonium uptake of the cultured seaweed, Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty (Rhodophyta): Gigartinales). Journal of Experimental Marine Biology and Ecology 265 2001 89–100.

FAO (Food and Agriculture Organization) of the United Nation. 1986. Spesification for identity and purity of certain food additives. In: FAO Food and Nutrition Paper. FAO, Rome.

Fritz G.J. 1986. The Structure and Reproduction of the Algae. Vol. 2. VICAS Publishing House.

Hayashi, L., A.Q. Hurtado, F.E. Msuya, G.B. Lhonneur, and A.T. Critchey. 2010. Cultivations of seaweed in globally changing environment. In: Israel, A., R. Einav and J. Seckbach (eds.), Seaweeds and Their Role in Globally Changing Enviroment. Dordrecht Heidelberg, London : Spinger.

Latif, N. 2012. Optimasi Pemanfaatan Perairan Pulau Saugi Kabupaten Pangkep untuk Budidaya Kappaphycus alvarezii. Disertasi. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Lea, P. J. and R. A. Azevedo. 2006. Nitrogen Use Efficiency. 1. Uptake of Nitrogen from the Soil. Annals of Applied Biology 149 (3): 243–247.

Mubarak, H., A. Soegiarto, Sulistyo, dan W.S. Atmadja. 1990. Petunjuk Teknis Budidaya Rumput Laut. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Jakarta.

Ngangi, E.L. 2001. Kajian Identifikasi dan Analisis Finansial Usaha Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezii di Desa Bentenam Tumbak Kecamatan Belang. Provinsi Sulawesi Utara. Tesis, Program Pascasarjana, Institiut Pertanian Bogor, Bogor.

Soesono. 1988. Limnology. Direktorat Jenderal Perikanan. Departemen Pertanian, Bogor.

Utojo, A. Mansyur, A. Mustafa, Hasnawi, dan A.M. Tangko. 2007. Pemilihan lokasi budidaya ikan, rumput laut, dan tiram mutiara yang ramah lingkungan di Kepulauan Togean Sulawesi Tengah. Jurnal Riset Akuakultur 2.

Wakibia, J.G., J.J. Bolton, D.W. Keats, and L.M. Raitt. 2006. Factors influencing growth rates of three commercial eucheumoids at coastal sites insouthern Kenya. Journal of Applied Phycology.

Yang, Y.–F., X.–G. Fei, J.–M, Song, H.–Y. Hu, G.–C. Wang, and I.K. Chung. 2006. Growth of Gracilaria lemaneiformis under different cultivation conditions and its effects on nutrient removal in Chinese coastal waters. Aquaculture 254.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)