Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) dengan Dosis Berbeda Terhadap Kandungan Pigmen Nannochloropsis Oculata

The Effect of Different Dosages of Liquid Organic Fertilizer from Water Hyacinth (Eichhornia Crassipes) on the Pigment Content of Nannochloropsis Oculata

Authors

  • Mukhammad Eka Purnama Huda Universitas Brawijaya
  • Arning Wilujeng Ekawati
  • Heny Suprastyani

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2024.008.01.6

Keywords:

Eceng Gondok, Kandungan Pigmen, N. oculata, Pupuk Organik Cair, Water Hyacinth, Pigment Content, Liquid Organic Fertilizer

Abstract

Eceng gondok seringkali dianggap sebagai gulma dan dapat merugikan organisme perairan. Namun pengolahan eceng gondok yang tepat dapat memberikan efek positif, salah satu olahan tersebut berupa pupuk organik cair yang dapat berpengaruh pada fitoplankton. Fitoplankton berperan penting terhadap ketersediaan oksigen di perairan dan sebagai pakan alami bagi zooplankton maupun ikan-ikan kecil. Salah satu jenis fitoplankton adalah Nannochloropsis oculata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh serta dosis terbaik pemberian pupuk organik cair eceng gondok dengan dosis yang berbeda terhadap kandungan pigmen N. oculata. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Reproduksi Ikan dan Laboratorium Perikanan Air Tawar Sumberpasir Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya sejak bulan Februari sampai Mei 2023. Penelitian ini menggunakan RencanaAcak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan masing – masing 3 pengulangan. Dosis pemberian Pupuk Organik Cair Eceng Gondok (POC EG) adalah  A (4,07 ml/L), B (5,38 ml/L), C (6,69 ml/L), D (8 ml/L) dan kontrol (Walne 1 ml/L). Pengamatan dilakukan selama 9 hari dengan fase puncak kepadatan berada pada hari ke-7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik, β-karoten dan klorofil-a. Dosis terbaik perlakuan POC EG untuk laju pertumbuhan spesifik adalah 6,33 ml/L sebesar 0,24/hari, dosis POC EG 6,53 ml/L dengan hasil  β-karoten sebanyak 3,19 µg/mL, dan dosis POC 6,55 ml/L dapat menghasilkan klorofil-a sebesar 0,06 µg/mL. Perlakuan kontrol menunjukan hasil lebih baik sebesar 10% pada laju pertumbuhan, 74% pada kandungan klorofil a, dan 9,5% pada kandungan β-karoten.

Water hyacinth is often considered as a weed and can harm aquatic organisms. However, proper processing of water hyacinth can have a positive effect, one of these preparations is liquid organic fertilizer which can have an effect on phytoplankton. Phytoplankton plays an important role in the availability of oxygen in waters and as natural food for zooplankton and small fish. One type of phytoplankton is Nannochloropsis oculata. The aim of this research was to determine the effect and best dose of giving water hyacinth liquid organic fertilizer at different doses on the pigment content of N. oculata. The method used is an experimental method. This research was conducted at the Fish Reproduction Laboratory and Freshwater Fisheries Laboratory, Sumberpasir, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Brawijaya University from February to May 2023. This research used a Completely Randomized Plan (RAL) with 5 treatments and 3 repetitions each. The dosage of water hyacinth liquid organic fertilizer (POC EG) is A (4.07 ml/L), B (5.38 ml/L), C (6.69 ml/L), D (8 ml/L) and control (Walne 1 ml/L). Observations were carried out for 9 days with the peak concentration phase being on the 7th day. The results showed that the treatment had a significant effect on the specific growth rate, β-carotene and chlorophyll-a. The best dose of POC EG treatment for specific growth rate is 6.33 ml/L with a specific growth rate of 0.24/day, the dose of POC EG is 6.53 ml/L with a β-carotene yield of 3.19 µg/mL, and a POC dose of 6.55 ml/L can produce chlorophyll-a of 0.06 µg/mL. The control treatment showed better results of 10% in growth rate, 74% in chlorophyll a content, and 9.5% in β-carotene content.

References

Sianipar, H. F., Sianturi, T., & Purba, J. S. (2023). Sosialisasi pentingnya plankton pada budidaya ikan di Danau Toba. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 3(1), 42-46. DOI: https://doi.org/10.46306/jabb.v3i1.149

Widianingsih, W., Hartati, R., Endrawati, H., Yudiati, E., & Iriani, V. R. (2011). Pengaruh pengurangan konsentrasi nutrien fosfat dan nitrat terhadap kandungan lipid total N. oculata.. Journal of Marine Sciences, 16(1), 24-29. DOI: https://doi.org/10.14710/ik.ijms.16.1.24-29.

Govere, S., Madziwa, B. & Mahlatini, P. 2016. The nutrien content of organik liquid fertilizers in Zimbabwe. International Journal of Modern Engineering Research (IJMER), 1(1), 196-202.

Yuliatin, E., Sari, Y. P., & Hendra, M. (2018). Efektivitas pupuk organik cair dari eceng gondok (Eichornia crassipes (Mart), Solm) untuk pertumbuhan dan kecerahan warna merah faun aglaonema biotropika: Journal of Tropical Biology, 6(1), 28-34. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.biotropika.2018.006.01.6.

Aziz, A., Wulandari, S. Y., & Maslukah, L. (2014). Sebaran konsentrasi ortofosfat di lapisan permukaan perairan pelabuhan perikanan nusantara Pengambengan dan estuari perancak, Bali. Journal of Oceanography, 3(4), 713-721.

Razzak, S. A., Ilyas, M., Ali, S. A. M., & Hossain, M. M. (2015). Effects of CO 2 concentration and pH on mixotrophic growth of Nannochloropsis oculata.. Applied biochemistry and biotechnology, 176(1), 1290-1302

Rumanti, M., Rudiyanti, S., & Nitisuparjo, M. (2014). Hubungan antara Kandungan Nitrat dan Fosfat dengan Kelimpahan Fitoplankton di Sungai Bremi Kabupaten Pekalongan. Diponegoro Journal of Maquares, 3(1), 168–176. doi: https://doi.org/10.14710/marj.v3i1.4434

Oktora, A. R., Ma’ruf, W. F., & Agustini, T. W. (2016). Pengaruh penggunaan senyawa fiksator terhadap stabilitas ekstrak kasar pigmen β-karoten mikroalga Dunaliella salina pada kondisi suhu berbeda. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 19(3), 206-13. DOI: 10.17844/jphpi.2016.19.3.206

Ismail, M. S., dan Staddal, I. (2020). Pembuatan pupuk organik berbahan eceng gondok (Eichhornia Crassipes) menggunakan alat pencacah limbah organik. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG), 5(2), 42-48.

Larangahen, A., Bagau, B., Imbar, M. R., & Liwe, H. (2016). Pengaruh penambahan molases terhadap kualitas fisik dan kimia silase kulit pisang sepatu (Mussa paradisiaca formatypica). Jurnal ZOOTEC, 37(1), 156-166. DOI: https://doi.org/10.35792/zot.37.1.2017.14419

Fakhri, M., Arifin, N. B., Hariati, A. M., & Yuniarti, A. (2017). Growth, biomass, and chlorophyll-a and carotenoid content of Nannochloropsis sp. strain BJ17 under different light intensities. Jurnal Akuakultur Indonesia, 16(1),15-21. https://doi.org/10.19027/jai.16.1.15-21, vol. 66, no. 3–4, hal. 409–416, Feb 2006.

Octhreeani, A. M., & Soedarsono, P. (2014). Pengaruh perbedaan jenis pupuk terhadap pertumbuhan Nannochloropsis sp. dilihat dari kepadatan sel dan klorofil α pada skala semi massal. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 3(2), 102-108.

Ritchie, R. J. 2006. Consistent sets of spectrophotometric chlorophyll equations for acetone, methanol and ethanol solvents. Photosynthesis Research, 89(1), 27-41. https://doi.org/10.1007/s11120-006-9065-9

Morowvat, M. H. and Y. Ghasemi. 2016. Culture medium optimization for enhanced β-carotene and biomass production by D. salina in mixotrophic culture. Biocatalysis and Agricultural Biotechnology, 7(1), 217-223. https://doi.org/10.1016/j.bcab.2016.06.008.

Dianita, I., S. Hasibuan, dan Syafriadiman. 2020. Pengaruh pupuk tauge kacang hijau (Phaseolus radiatus) terhadap kepadatan dan kandungan karotenoid Dunaliella salina. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 25(1): 18-26.

Afriza, Z., G. Diansyah, dan AI. Sunaryo. (2015). Pengaruh pemberian pupuk urea (CH4N2O) dengan dosis berbeda terhadap kepadatan sel dan laju pertumbuhan Porphyridium sp. pada kultur fitoplankton skala laboratorium. Maspari Journal, 7(2), 33-40.

Toumi, A., & Politaeva, N. A. (2021, March). Impact of the nitrate concentration on the biomass growth and the fatty acid profiles of microalgae Chlorella sorokiniana. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 689(1), 1-8

Tamalonggehe, J., Kemer, K., Paransa, D. S. A. J., Mantiri, D. M., Kawung, N. J., & Undap, S. L. (2020). Efek senyawa timbal asetat terhadap pertumbuhan dan kandungan pigmen klorofil mikroalga Dunaliella sp. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 8(2), 1-10.

Hanani, T., Widowati, I., & Susanto, A. B. (2020). Kandungan senyawa beta karoten pada Spirulina Platensis dengan perlakuan perbedaan lama waktu pencahayaan. Buletin Oseanografi Marina April, 9(1), 55-58

Sianipar, H. F., Sianturi, T., & Purba, J. S. (2023). Sosialisasi pentingnya plankton pada budidaya ikan di Danau Toba. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 3(1), 42-46. DOI: https://doi.org/10.46306/jabb.v3i1.149

Suarjana, I. W., Supadma, A. N., & Arthagama, I. D. M. (2015). Kajian status kesuburan tanah sawah untuk menentukan anjuran pemupukan berimbang spesifik lokasi tanaman padi di Kecamatan Manggis. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 4(4), 314-323.

Wahyuni, N., B. S. Rahardja, dan M. H. Azhar. 2019. Pengaruh pemberian kombinasi konsentrasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera dengan pupuk Walne dalam media kultur terhadap laju pertumbuhan dan kandungan karotenoid Dunaliella salina. Journal of Aquaculture Science. 4(1): 37- 49. DOI:https://doi.org/10.31093/joas.v4i1.67

Ermavitalini, D., Sumarni D., Sri N., dan Triono B. S. (2019). Pengaruh kombinasi cekaman nitrogen dan fotoperiode terhadap biomassa, kandungan kualitatif triasilgliserol dan profil asam lemak mikroalga Nannochloropsis sp. Jurnal Akta Kimia Indonesia, 4(1), 32-49. DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j25493736.v4i1.5089

Kawaroe, M., Pratono, T., Sunuddin, A., Sari D.W., dan Agustine, D., (2010), Mikroalga : Potensi dan Pemanfaatannya untuk Produksi Bio Bahan Bakar, IPB Press, Bogor. 77hlm.

Mukhlis, A., Abidin, Z.,dan Rahman,I. (2017). Pengaruh konsentrasi pupuk amonium sulfat terhadap pertumbuhan populasi sel Nannochloropsis sp. Jurnal Biowallacea, 3(3),149-155

Armiani, S., dan Harisanti, B. M. (2021). Hubungan kemelimpahan fitoplankton dengan faktor lingkungan di perairan pantai Desa Madayin Lombok Timur. Jurnal Pijar Mipa, 16(1), 75-80. DOI: 10.29303/jpm.v16i1.1862

Oktaviani, D., Adisyahputra, dan N. Amelia. 2017. Pengaruh kadar nitrat

terhadap pertumbuhan dan kadar lipid mikroalga Melosira sp. sebagai

tahap awal produksi biofuel. Jurnal Risenologi KPM UNJ. 2(1): 1-13

Hutami, G. H., M. R. Muskananfola dan B. Sulardiono. 2017. Analisis kualitas perairan pada ekosistem mangrove berdasarkan kelimpahan fitoplankton dan nitrat fosfat di Desa Bedono Demak. Journal Of Maquares.6(3):239-246

Rumanti, M., Rudiyanti, S., & Nitisuparjo, M. (2014). Hubungan antara Kandungan Nitrat dan Fosfat dengan Kelimpahan Fitoplankton di Sungai Bremi Kabupaten Pekalongan. Diponegoro Journal of Maquares, 3(1), 168–176. doi: https://doi.org/10.14710/marj.v3i1.4434

Indarmawan, T., A. S. Mubarak dan G. Mahasri. 2012. Pengaruh konsentrasi pupuk Azolla microphylla terhadap populasi Chaetoceros sp. Journal of Marine and Coastal Science. 1(1): 61–70

Downloads

Published

2024-03-30