UJI TOKSISITAS AKUT (LC50-96 JAM) Ekstrak Caulerpa Lentillifera Dengan Pelarut Metanol Dan Water Extract Terhadap Gula Darah Ikan Komet (C. Auratus)

Authors

  • Asus Maizar Suryanto Hertika FPIK Universitas Brawijaya http://orcid.org/0000-0003-0170-6374
  • Sri Andayani Universitas Brawijaya
  • Evellin Dewi Lusiana Universitas Brawijaya
  • Renanda Baghaz Dzulhamdani Surya Putra Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2022.006.03.5

Keywords:

Caulerpa lentilifera, metanol, water ekstrak, Toksisitas akut LC50-96jam, Gula darah

Abstract

Caulerpa lentilifera merupakan makroalga atau sering disebut dengan anggur laut yang mudah ditemui di Indonesia. Berbagai aktivitas manfaat dari Anggur laut telah ditemukan untuk kegiatan akuakultur salah satunya yakni dalam peningkatan sistem imun ikan. Kajian penggunaan caulerpa sebagai imunostimulan yang efektif perlu dilakukan penelitian untuk menentukan dosis yang tepat untuk meningkatkan imune ikan. Uji toksisitas akut merupakan uji awal yang diperlukan untuk mengetahui dosis lethal ekstrak caulerpa. Hasil uji toksisitas akut dijadikan sebagai dasar penentuan dosis pada uji sub kronis yang selanjutnya akan diketahui dosis efektif dalam peningkatan imunitas ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis toksisitas akut ekstrak pelarut yang berbeda yakni pelarut metanol dan pelarut water extract dan menguji pada kadar glukosa darah ikan sebagai indikator tingkat stress ikan. Metode yang digunakan dalam ekstraksi dengan menerapkan metode maserasi dengan pelarut metanol dan pelarut water extract. Uji toksisitas yang dilakukan yaitu metode penentuan LC50-96jamdengan analisis probit.  Metode ini dilakukan diawali dengan uji pendahuluan untuk menentukan ambang lethal atas dan ambang lethal bawah. Selanjutnya dilakukan uji sesungguhnya untuk menentukan nilai LC50-96jam . Pada proses uji toksisitas dilakukan pengamatan kadar glukosa darah ikan komet menggunakan kit blood glucose. Pada penelitian juga dilakukan pengukuran kualitas air seperti suhu, pH dan oksigen terlarut (DO). Hasil penelitian menunjukkan toksisitas akut tertinggi pada ekstrak Caulerpa lentilifera dengan pelarut Metanol sebesar 0,761 ppm. Selanjutnya kadar gula darah tertinggi didapatkan pada ekstrak Caulerpa lentilifera dengan pelarut Metanol sebesar 102 mg/dL pada konsentrasi 0,24 ppm. Parameter kualitas air menunjukkan bahwa pengukuran suhu, pH, oksigen terlarut (DO) didapatkan nilai masih dalam ambang batas untuk mendukung hidup ikan.

 

Caulerpa lentilifera is a sea grape like-macroalga that grows well in Indonesia. Many beneficial activities of sea grapes have been found for aquaculture, such as to increase fish immune system. However, Caulerpa lentilifera potency as an effective immunostimulant need to evaluate further to determine the proper dose to increase fish immunity. Acute toxicity test is the initial test needed to determine the lethal dose of Caulerpa lentilifera extract. The results then used as the basis to define the dose in the sub-chronic test and further to decide the effective dose in increasing fish immunity. The purpose of this study was to analyze the acute toxicity of different solvent extracts (methanol and water extract) and to evaluate the blood glucose levels of fish studied as an indicator of fish stress levels. The extraction method used was the maceration method . Toxicity test  was carried out to determine LC50-96hours with probit analysis. The toxicity preliminary test was performed to define the upper and the lower lethal threshold. The further toxicity test was carried out to determine the value of LC50-96hours. In the toxicity test process, the blood glucose levels of comet fish were observed using a blood glucose kit. In this study water quality parameters such as temperature, pH, and dissolved oxygen (DO) were also  asesses. The results showed that the highest acute toxicity was found at Caulerpa lentilifera extracted with methanol at 0.761 ppm. Furthermore, the highest blood sugar levels  at 102 mg/dL were found in Caulerpa lentilifera extracted with methanol of at a concentration 0.24 ppm. Water quality parameters indicate that the temperature, pH, and dissolved oxygen (DO) values ​​are still within the threshold to support fish life.

Author Biographies

Asus Maizar Suryanto Hertika, FPIK Universitas Brawijaya

MSP FPIK UB

Sri Andayani, Universitas Brawijaya

Budidaya Perairan, FPIK UB

Evellin Dewi Lusiana, Universitas Brawijaya

MSP, FPIK UB

Renanda Baghaz Dzulhamdani Surya Putra, Universitas Brawijaya

PSDKU UB Kediri

References

Hidayat, T., Nurjanah, Jacoeb, A. M., & Putera, B. A. (2020). Antioxidant Activity of Fresh and Boiled Caulerpa sp . Jphpi, 23(3), 566–575.

Handayani, S., Najib, A., Wisdawati, W., &, & Khoiriyah, A. (2020). Aktivitas Antioksidan Caulerpa lentillifera J. Agardh dengan Metode Perendaman Radikal Bebas 1, 1-diphenyl-2 picrylhydrazil. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699

Saputri, A. U., Purnamayati, L., & Anggo, A. D. (2019). Aktivitas Antibakteri Anggur Laut (Caulerpa lentillifera) Terhadap Staphylococcus aureusdan Escherichia coli. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan, 1(1), 15–20

Tampungan, W. A., Simbala, H. I. ., Queljoe, E. de, & Wullur, S. (2011). Uji Toksisitas Ekstrak Batang Pinang Yaki (Areca vestiaria) pada Artemia salina Leach. Jurnal Bios Logos, 1(1)

Ren, L., Gao, X., Yang, C., Tan, H., Cui, J., Wang, S., Li, W., Zhang, C., Tao, M., Qin, Q., & Liu, S. (2018). Comparison of diploid and triploid Carassius auratus provides insights into adaptation to environmental change. Science China Life Sciences, 61(11), 1407–1419.

Kinasih, I., Supriyatna, A., & Rusputa, R. N. (2013). Uji Toksisitas Ekstrak Daun Babadotan (Ageratum Conyzoides Linn) Terhadap Ikan Mas ( Cyprinus Carpio Linn.) Sebagai Organisme Non-Target. Jurnal Istek, 7(2), 121–132

Leuwol, C. F., Tumpal, D. L. F., & Affandi, R. (2018). Uji Toksisitas Akut Insektisida Karbamat terhadap Ikan Mas , Cyprinus carpio Linnaeus , 1758. Jurnal Ikhtiologi Indonesia, 18(3), 191–198

Putra, Renanda. B.D.S, Hertika, Asus, MS, Fadjar, M, Wicaksono, S. Hakim, GA. & Saputra, F. 2022. Acute Toxicity of Cinnamaldehyde in Profile Hematology and Gill Histology of Zebrafish. Egyptian Journal of Aquatic Biology and Fisheries, 26(4), 623-635.

Rochmat, A., Adiati, M. F., & Bahiyah, Z. (2016). Pengembangan Biolarvasida Jentik Nyamuk Aedes aegypti Berbahan Aktif Ekstrak Beluntas (Pluchea indica Less.). Reaktor, 16(3), 103–108

Zulfahmi, I., Muliari, & Mawaddah, I. (2017). Toksisitas Limbah Cair Kelapa Sawit Terhadap Ikan Nila (Oreochromis niloticus, Linneus 1758) dan Ikan Bandeng (Chanos chanos Froskall 1755). Agricola, 7(1), 44–55

Naserabad, S. S., Mirvaghefi, A., Hasan Gerami, M., & Ghafari Farsani, H. (2015). Acute toxicity and behavioral changes of the goldfish (Carassius auratus) exposed to malathion and hinosan. Iranian Journal of Toxicology, 8(27), 1203–1208

Djauhari, R., Matling, Monalisa, S. S., & Sianturi, E. (2019). Respon glukosa darah ikan betok (Anabas testudineus) terhadap stres padat tebar. Jurnal Ilmu Hewani Tropika., 8(2), 43-49.

Hertika, A. M. S., Arfiati, D., Lusiana, E. D., & Putra, R. B. D. S. (2021). Analisis Hubungan Kualitas Air dan Kadar Glukosa Darah Gambusia Affinis di Perairan Sungai Brantas. JFMR, 5(3), 522–530.

Risdawati, & Widiastuti, I. M. (2020). Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Mas Koki (Carassius auratus L.) Pada Berbagai Dosis Pakan Alami Tubifex sp. AGRISAINS, 22(1), 32–40.

Jayaweera, B. P. A., Edirisinghe, U., & Ranaweera, B. (2005). Integration of ornamental fish with paddy: performance of goldfish (Carassius auratus) post-larvae and fry in lowland paddy cultivation. Tropical Agricultural Research, 17, 135–147

Soleha, A. R., Lumbessy, S. Y., & Azhar, F. (2022). Pemanfaatan campuran tepung bunga Marigold (Tegates sp.) dan tepung labu kuning (Cucurbita moscahata D.) pada budidaya ikan mas koki (Carassius auratus). Budidaya Perairan, 10(2), 144–156.

Wang, Q., Zhang, Y., Chen, J., Ranjitkar, S., & Shen, L.-X. (2015). Effect of C/N ratio on water quality in zero-water exchange tanks and the biofloc supplementation in feed on the growth performance of crucian carp, Carassius auratus. Beijing Linye Daxue Xuebao/Journal of Beijing Forestry University, 37(10)

Downloads

Published

2022-12-30

Issue

Section

Articles